RENUNGAN MUHASABAH..

Ingat Mati Dengan Selalu Memperbaiki Diri
Ingat Mati Dengan Selalu Memperbaiki Diri

Kalau ada saudara kita sesama muslim terjerumus dalam suatu dosa atau kesalahan, kewajiban kita adalah menasehati dan mendoakannya dengan ikhlas demi kebaikannya, bukan mencaci-maki, ghibah, menghina, melecehkan, menghujat dan semisalnya..

Mari kita renungkan ucapan Al Imam Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah:

يقول ابن القيم: “من عيّر أخاه بذنب، لم يمت حتى يفعله”.

“Barangsiapa mencaci saudaranya karena perbuatan dosa, ia tidak akan mati sehingga melakukan dosa tersebut”.

Sungguh Allah Maha Adil dan balasan sama dengan perbuatan..

Obat dan Solusi dari Kesempitan

Bahagia Ada Dalam Mengikuti Sunnah
Bahagia Ada Dalam Mengikuti Sunnah

Obat dan Solusi dari Kesempitan adalah Dua Hal, yaitu;

1. Bertasbih dengan memuji Allah (memperbanyak berdzikir kepada Allah).
2. Bersujud (shalat).

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ

Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ السَّاجِدِينَ

maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),

[QS 15 Al Hijr, Ayat 97-98]

Waspada Virus Valentine !!!

Islam Agama Kasih Sayang
Islam Agama Kasih Sayang

Valentine’s Day adalah perayaan resmi Nasrani dan ummat Islam dilarang ikut-ikutan merayakan, ini adalah wilayah aqidah yang kita harus tegas dan tidak mencampuradukkan antara hak dan batil.

Dalam The Catholic Encyclopedia, Vol. XV sub judul; Santo Valentino, diurai tentang sejarah Valentino. Sumber ini setidaknya menampilkan kisah Valentino dalam 3 versi. Inti dari semuanya adalah bahwasanya hari Valentine adalah untuk mengenang Pendeta St. Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 269 / 270 M Claudius II menghukum mati St.Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya.

Dalam The Encyclopedia Britania, Vol XII, sub judul: Chistianity, dijelaskan bahwa untuk lebih mendekatkan ke dalam agama Kristen, pada 496 M Paus Glasisus I menjadikan kisah ini menjadi perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati Pendeta St. Valentine yang dieksekusi pada tangal 14 Februari (The World Encylopedia 1998).

Semangat Valentine adalah Semangat Berzina dan Pelecehan Kaum Perempuan

Ritus hari Valentine’s yang mengusung panji percintaan dan kasih sayang, diperingati dengan berbagai cara. Ada yang mengekspresikannya dalam bentuk memakai pakaian dan apa saja yang berwarna pink. Pengiriman kartu yang kadang-kadang disertai dengan hadiah yang sarat dengan simbol LOVE. Namun ada yang merayakan dengan menggelar pesta makan, minum yang diiringi musik dansa yang dinyanyikan secara berpasangan. Bahkan diakhiri hubungan seks alias berzina.

Jadi, hari Valentine lebih tepat disebut dengan HARI PELECEHAN KEHORMATAN.

Hukum Merayakan Valentine

Allah Ta’aala berfirman:
Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 1-6).

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa menyerupai suatu kaum berarti ia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Daud dll).

Para Ulama Rahimahumullah mengatakan bahwa ikut-ikutan dalam merayakan Valentine atau perayaan-perayaan non muslim lainnya hukumnya adalah haram, bahkan lebih haram dan lebih besar dosanya daripada meminum khamer atau narkoba, berzina, berjudi dan dosa-dosa besar lainnya, karena dosa ikut serta dalam perayaan non muslim mengandung unsur syirik dan kufur, yaitu ikut merestui kekufuran dan kesyirikan.

Hari Kasih Sayang Dalam Islam

Islam adalah agama kasih sayang, yaitu kasih sayang yang benar dan bukan pelecehan kehormatan. Dalam Al-Qur’an banyak disebutkan sifat Allah Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wasallam adalah manusia yang penuh dengan kasih sayang dan mengajarkan kasih sayang.

Beliau bersabda: “Orang-orang yang penyayang pasti disayang oleh Sang Maha Penyayang. Sayangi yang di bumi, pasti yang di langit sayang kepadamu.”…
“Siapa yang tidak menyayangi, dia tidak akan di sayangi.”

Jadi, dalam agama Islam setiap hari adalah Hari Kasih Sayang…

Alhamdulillah, aku bangga jadi orang Islam, buat apa meniru-niru yang lain….

“TKW Terkaya di Dunia” Dapat Warisan Rp 275 Miliar

Rejeki Nomplok Untuk TKW
Rejeki Nomplok Untuk TKW

Ahad, 03 Februari 2013

Hidyatullah.com–Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) wanita di Arab Saudi kaya mendadak setelah mendapat warisan dari almarhum suaminya, yang merupakan mantan majikannya, sejumlah 110 juta riyal, atau senilai Rp 275 miliar.

Ketua Bidang Etik Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki), Yunus Yamani, kepada Antara, di Jakarta, Sabtu (02/02/2013), mengatakan, kabar baik mengenai TKI tersebut, dimuat di media lokal Almadinah edisi 13 Desember 2012.

Diberitakan, tak banyak orang yang tahu mengenai pekerja yang ketiban rezeki nomplok itu, karena jati dirinya tidak dibeberkan di media tersebut.

Koran berbahasa Arab itu menulis bahwa TKI wanita itu sudah lama bekerja pada majikannya, lalu dinikahi majikan laki-laki yang bernama Ali Ayami.

“Tidak lama setelah menikah, majikan laki-laki meninggal dan keluarga yang ditinggalkan sepakat untuk melaksanakan hukum Islam, yakni memenuhi hak-hak waris bagi isteri yang ditinggalkan,” kata Yunus.

Keluarga majikan memberi hak waris senilai 20 juta riyal lalu setelah aset almarhum dijual, dia menerima lagi 90 juta riyal.

“Media Saudi memberi judul, ‘TKI Terkaya di Dunia’,” kata Yunus.

Yunus menilai, ada sisi positif dari tidak diumumkannya nama dan identitas TKI tersebut, agar tidak menjadi pembicaraan dan objek pemerasan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab di Indonesia.

Yunus juga menjelaskan bahwa sesungguhnya banyak sekali sisi positif yang belum terekspos dari program penempatan TKI, seperti ribuan dari mereka yang berumrah dan berhaji setiap tahunnya.

“Kami juga menemukan seorang TKI yang bisa menjahit lalu disekolahkan majikannya ke sekolah mode di Prancis, kini ia menjadi perancang baju wanita di Saudi,” kata Yunus.

Tidak sedikit, katanya menambahkan, dari mereka yang berkunjung ke banyak negara karena majikannya sering ke luar negeri.

“Belum lagi, jutaan TKI yang berhasil membangun kampung halamannya,” kata Yunus.*

Cara Mudah dan Praktis Mengkhatamkan Al Qur’an Setiap Bulan..

Al-Qur'an Adalah Jalan Hidup
Al-Qur’an Adalah Jalan Hidup

Mushaf Al Qur’an tidak lebih dari 600 atau 604 halaman.
Jika dibagi 30 hari maka hasilnya adalah 20 halaman.
Dalam sehari setiap muslim shalat 5 waktu.
Kalau setiap selesai shalat selalu membaca Al Qur’an 4 halaman, berarti setiap hari membaca 20 halaman.
Jadi, Anda bisa mengkhatamkan Al Qur’an setiap bulan.

Mudah kan?!

Sebarkan kabar gembira ini kepada seluruh kaum muslimin di seluruh penjuru dunia melalui semua media, sarana dan fasilitas, dan terjemahkan ke dalam berbagai bahasa agar supaya mereka mengkhatamkan Al Qur’an setiap bulan dan Anda mendapat ganjaran yang terus menerus mengalir.

Ya Allah, jadikanlah ini shadaqah jariyah untukku semasa hidupku dan setelah kematianku..

Perang Salib Baru di Mali, Afrika Barat..

Ummat Islam Ibarat Satu Tubuh
Ummat Islam Ibarat Satu Tubuh

Pesawat tempur dan helikopter tempur penjajah salibis Perancis terus membombardir mujahidin dan muslimin sejak Jum’at (11/1/2013) dalam pertempuran di kota Sevare dan Kona, Mali Utara. Invasi militer telah digelar negara penjajah salibis Perancis di Mali Utara.

Perancis dilaporkan sudah menempatkan 1.400 prajurit di Mali, lebih dari separuh dari total 2.500 yang akan dikirim ke negara bekas jajahannya itu. Pasukan Perancis dikirim ke negara Afrika Barat tersebut sebagai bagian dari operasi yang diklaim untuk menumpas kelompok-kelompok Islam garis keras.

Jumlah prajurit itu meningkat cepat sejak pasukan pertama Perancis tiba pada 11 Januari lalu untuk menanggapi laju kelompok militan yang menguasai kota Konna, Mali tengah.

Pesawat tempur dikerahkan dari Perancis dan juga dilaporkan dari Chad. Pemerintah Perancis mengklaim bahwa mereka telah memperoleh izin untuk menggunakan wilayah udara Aljazair. Kedua negara Afrika itu juga bekas jajahan Perancis.

Selain itu, Perancis juga menerima dukungan cepat dari negara-negara Eropa lainnya dan Amerika Serikat. Inggris telah mengirim pesawat kargo RAF CI7 dari pangkalan di East England ke Paris dalam rangka membantu logistik tempur militer Perancis.

AS juga membantu pasukan Perancis dengan pesawat-pesawat pengangkut. Washington juga menyetujui peningkatan kerjasama intelijen untuk membantu Paris, termasuk informasi dan pesawat pengintai tanpa awak serta satelit mata-mata. Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan, “Kami mendukung operasi Perancis di Mali dengan informasi intelijen dan pesawat transpor.”

Secara resmi, Paris, London dan Washington melakukan intervensi militer di Mali untuk membantu pemerintah Bamako menumpas pemberontakan separatis di bagian utara negara itu.

Mali mengalami ketidakpastian setelah kudeta militer pada Maret 2012 menggulingkan pemerintah Presiden Amadou Toumani Toure. Pemberontak telah berhasil mengkonsolidasikan kontrol mereka atas wilayah yang luas dan sebagian besar gurun di sekitar kota utama Timbuktu.

Ada aroma neokolonial dalam penyebaran pasukan secara besar-besaran ke wilayah Afrika. Perancis dan sekutu Baratnya aktif mengangkat isu ancaman keamanan internasional yang diduga ditimbulkan oleh pemberontak di Mali. Presiden Francois Hollande berulang kali memperingatkan bahwa keamanan Perancis dan Eropa terancam jika pemberontak di Mali memperkuat kontrol mereka.

Seorang juru bicara Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan kedua pemimpin [Cameron dan Hollande] setuju bahwa situasi di Mali menimbulkan ancaman nyata terhadap keamanan internasional mengingat kegiatan teroris di sana.

Para politisi Amerika, pemimpin militer dan media-media Barat telah lama mengesankan Mali sebagai poros baru teror di dunia dan menegaskan bahwa pemerintah Barat harus bertindak tegas untuk mengatasi ancaman.

Namun, esensi “ancaman Islam” dari Mali tidak pernah dibuktikan. Masyarakat dunia dipaksa menerima begitu saja sabda dari Paris, London dan Washington, kumpulan negara “nakal” yang telah dan sedang melakukan perang ilegal di Afghanistan, Irak, Libya , Suriah, Palestina dan lainnya.

Pemberontakan warga melawan pemerintahan kolonialis Barat di Mali mungkin merupakan tujuan yang sesungguhnya. Oleh sebab itu, Perancis dan sekutu Baratnya mengobarkan konflik internal di Mali dan kemudian memutar episode baru cerita “perang melawan teror.” Dengan cara ini, mereka akan mendapat mandat dunia untuk kembali memimpin perang melawan terorisme.

Kali ini, Perancis ingin memimpin petualangan neo-imperialis di wilayah-wilayah strategis dunia. Mali memiliki kekayaan alam yang melimpah berupa logam dan mineral. Negara itu juga menyimpan sumber utama emas, uranium, serta bijih besi, tembaga, timah dan mangan, dan juga bahan-bahan tambang lain seperti fosfat, garam dan kapur.

Selain itu, wilayah Afrika Barat juga memiliki potensi mengagumkan untuk pertanian dan minyak.

Intervensi militer Perancis dan negara-negara Barat lainnya di Mali – di bawah kedok “mengalahkan terorisme” – adalah upaya mambuka pintu bagi perusahaan-perusahaan Barat guna mengeruk kekayaan di Mali dan bahkan di seluruh benua Afrika.

Pada tahun 2011, pemboman Perancis dan NATO di Libya menandai awal baru dari neo-imperialisme Barat di Afrika.

Dunia internasional saat ini sedang mengikuti berita dan perkembangan invasi militer ttersebut dengan penuh tanda tanya. Banyak pihak yang masih belum memahami hakekat persoalan yang terjadi di Mali Utara dan invasi militer tersebut. Lebih banyak lagi pihak yang mempertanyakan dampak invasi militer tersebut terhadap aspek ekonomi, politik dan keamanan Negara Mali, negara-negara Afrika Barat dan Barat sendiri. Yang pasti, ini adalah Perang Salib terbaru!

(Berbagai Sumber)

Sudah Pernahkah Kita Khatam Tafsir Al Qur’an?

Tasir Al Qur'an Adalah Lautan Ilmu
Tasir Al Qur’an Adalah Lautan Ilmu

Jika kita berada di perpustakaan atau toko buku kita dapati amat sangat banyak buku-buku atau kitab-kitab yang baik dan bermanfaat, sehingga rasanya kita ingin sekali membaca semuanya dan mengambil manfaat darinya..

Tapi kemudian ada satu pertanyaan yang harus kita jawab, Sudah Pernahkah Kita Khatam Tafsir Al Qur’an?..

Bukankah Allah perintahkan kita umtuk mentadabburi [memperhatikan dan merenungkan] Al Qur’an dan Allah mencela orang yang tidak mentadabburinya?..

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.”
[QS 38 Shaad Ayat 29]

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?”
[QS 47 Muhammad Ayat 24]

Bagaimana mungkin kita bisa mentadabburi Al Qur’an kalau kita tidak belajar tafsirnya?..

Sudah pernahkah kita khatam Tafsir Ibnu Katsir yang bernama ‘Tafsirul Qur’anil Adzim’ atau Tafsir As Sa’di yang bernama ‘Taisirul Karimir Rahman Fi Tafsiri Kalamil Mannan’ atau tafsir-tafsir lainnya?

Kalau sekedar khatam membaca Al Qur’an insya Allah kita semua sudah berkali-kali mengkhatamkannya..

Bukan hanya khatam membaca Al Qur’an saja, kitab-kitab yang lainpun kita juga sudah sering mengkhatamkannya..

Tapi, khatam tafsir Al Qur’an???!!! Sudah pernahkah kita???!!! Sudah berapa kali???!!!

44 Persen Pelajar Setuju Pacaran Disertai Hubungan Seks

Sebanyak 44 % pelajar Surabaya berpandangan bahwa berpacaran itu boleh melakukan hubungan intim dengan pacarnya. Demikian salah satu penelitan yang juga menjadi catatan penting perkembangan remaja di Kota Surabaya selama tahun 2011.

Catatan mengagetkan ini merupakan salah satu hasil penelitian dari lembega pemerhati pendidikan dan remaja, HotLine Pendidikan  didukung oleh Yayasan Embun Surabaya ( YES ), Telpon Sahabat Anak ( Tesa ) 129 Jatim dan Lembaga Perlindungan Anak ( LPA ) Jatim selama tahun 2012.

Dalam penelitian ini, Hotline Pendidikan  menyebarkan questioner sebanyak 600 eksemplar dengan 32 item yang berisi pertanyaan – pertanyaan seputar pandangan dan sikap serta apa yang dilakukan pelajar semasa mereka berpacaran.

Dari 600 eksemplar questioner yang disebarkan, yang kembali sebanyak 200 eksemplar untuk pelajar putra dan 250 untuk pelajar putri. Dari hasil perhitungan diperoleh gambaran bahwa   mayotitas remaja  (rata-rata di bawah usia 18 tahun) setuju jika pacaran disertai hubungan intim. Bahkan sebanyak 16 % sudah melakukannya.

Tempat-tempat yang digunakan berparan dan hubungan seksual di antaranya; Mall (49 %), Gedung Bioskop dan kafe serta tempat hiburan yang tertutup (27 %) ,  rumah (24 %), di sekolah (16 %).

“Bila aktifitas seksual itu dilakukan di sekolah, aktifitas yang dilakukan adalah ciuman, saling merabah bagian tubuh lawan jenisnya . Aktifitas itu dilakukan dikelas pada saat jam kosong sebanyak 22 %  pelajar memilihnya dan 13 % dilakukan di kantin atau ditempat – tempat sepi dilingkungan sekolah, seperti kamar mandi,” ujar Isa Ansori dari Hotline Pendidikan kepada hidayatullah.com

Yang tidak kalah mengagetkan, aktifitas seksual seperti ini biasanya terjadi di momen-moment tertentu misalnya lebaran, menjelang pergantian malam Tahun Baru, peringatan Valentine’s Day, perayaan kelulusan. Bahkan yang cukup mengejutkan, pasca puasa Ramadhan atau Hari Raya.

Menurut Hotline, riset juga menemukan, sumber informasi yang banyak menjadi rujukan para pelajar untuk melakukan aktifitas seksual adalah TV (57 %), teman (53 %), HP dan internet (28 %), radio (sebanyak 23 %), media cetak (22 %.).* [Hidayatullah]

Jangan Dekati Zina
Jangan Dekati Zina

ABKMI: Waspada, Babi Pepet Umat!

Babi pepet umat, demikian kalimat yang dipakai Koordinator Aliansi Bersama Konsumen Muslim Indonesia (ABKMI) Musliadi Raja Dg. Mappasomba, yang menggambarkan kian maraknya produk konsumsi mengandung unsur haram yang terus memepet, menyasar, dan mengintai umat Islam di Indonesia.

“Soal babi belum selesai. Kita menduga keras masih banyak penjaja produk konsumsi yang mengandung unsur haram. Memang belum terdeteksi sepenuhnya. Kasus bakso babi yang terbongkar beberapa waktu lalu itu hanya fenomena gunung es,” kata Musliadi kepada Hidayatullah.com, Rabu (02/01/2013).

Perkara makanan yang mengandung haram bagi seorang Muslim memang bukan soal sepele, tambahnya.

Namun, terangnya, dalam waktu yang sama sergapan berbagai jenis produk konsumsi di sekitar kita kian hari semakin ramai berseliweran. Jika tak teliti dan berhati-hati, bisa jadi makanan yang dikonsumsi itu mengandung unsur haram seperti babi.

“Saya rasa masalah ini tak mudah dientaskan, perlu kepekaan dan dukungan komponen umat. Sebab tentu selalu saja ada pihak-pihak yang karena tuntutan nafsunya, tega melakukan tindakan-tindakan jahat, seperti mengoplos daging sapi dengan daging babi,” ujarnya.

Musliadi melanjutkan, umat Muslim yang mayoritas di Indonesia jelas menjadi sasaran utama dari penetrasi jenis-jenis produk konsumsi yang tak diketahui pasti unsur-unsur kandungannya itu.

“Sebagai umat mayoritas, negara hendaknya melindungi hak-hak konsumen Muslim di negeri ini. Peran dari LPPOM MUI harus kita dukung guna melindungi konsumen Muslim. Ini hak kita sebagai warga negara yang dijamin konstitusi,” ucapnya.

Selain itu, tukas Mus, sebenarnya tak hanya masalah produk konsumsi mengandung unsur haram saja yang menjadi kekhawatiran banyak pihak. Banyak masyarakat juga sering dihantui jajanan konsumsi sehari-hari, seperti gorengan dan sejenisnya yang dinilai kerap diolah bersama dengan bahan-bahan yang tidak steril. Sejumlah kanal televisi swasta bahkan sudah sering menurunkan investigasi mendalam soal ini.

“Di satu sisi kita kasihan. Mereka mencari nafkah, tapi di waktu yang sama mereka mau “membunuh” pembelinya dengan mencampurkan ayam tiren (ayam bangkai) di sajian mereka. Mungkin hanya segelintir yang begitu, tapi tindakan mereka ini jelas merugikan pelaku usaha sejenis yang tetap menjaga kualitas, baik dari segi kehalalan dan cita rasa,” tukas Musliadi.

Sebagaimana diwarta media, pertengahan Desember lalu Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menangkap Eka Prayitno, pemilik kios penggilingan daging di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, sebagai tersangka. Polisi menyatakan kios tersebut terbukti mencampurkan daging babi untuk dijadikan bakso dan dijual ke masyarakat tanpa izin.

Modus yang digunakan Eka Prayitno adalah mengedarkan daging olahan oplosan daging babi dan daging ayam sebagai bahan dasar membuat bakso. Kegiatan pengoplosan daging yang dilakukan Eka ini diduga telah berjalan selama tiga tahun.*[Hidayatullah.com]

Waspada Daging Babi!
Waspada Daging Babi!

Hatimu Adalah Rajamu…