Bebarapa hari yang lalu seorang penyair dan sekaligus wartawan yang tinggal di Jeddah KSA bernama Hamzah Kasygari menghujat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam melalui akun Twitternya.
Raja Arab Saudi mengeluarkan perintah untuk menangkapnya dan para Ulama Kibar [besar] memintanya agar diadili bahkan jika terbukti tuduhan itu bisa jadi ia terkena hukuman mati. Hamzah melarikan diri dan akhirnya tertangkap di Malaysia.
Pihak Arab Saudi meminta agar dideportasi untuk diadili, akan tetapi pihak LSM Inggris malah membela Hamzah dengan alasan HAM.
Berikut ini adalah surat terbuka dari Fadlilatusy Syaikh DR Khalid Al Mushlih hafidhahullah untuk Hamzah Kasygari, yang menasehatinya untuk bertaubat dari kesalahannya dan pasrah terhadap keputusan hukum yang akan menimpanya karena itu adalah lebih baik baginya daripada terus menerus dalam kesalahan yang dibela oleh orang-orang kafir yang tidak ada maksud selain keburukan.
Fadlilatusy Syaikh DR Khalid Al Mushlih hafidhahullah berharap surat ini bisa sampai ke Hamzah Kasygari.
Fadlilatusy Syaikh DR Khalid Al Mushlih hafidhahullah adalah guru kami ketika masih di Unaizah Al Qasim KSA, Beliau adalah murid senior sekaligus menantu Syaikhuna, Fadlilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin rahimahullah, dan sekarang termasuk salah satu pengganti Beliau di majelisnya.
Berikut Ini Surat Terbuka Beliau;




Assalamu’alaikum.
Maaf ustad, saya tidak begitu mengerti bahasa arab. boleh nggak kalau saya meminta terjemahan dari surat diatas?
Terima kasih atas kesanggupannya.
Wassalamu’alaikkum
Assalamu’alaikum.
Alangkah baiknya surat tersebut diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, sehingga kami yang awam dalam bahasa Arab dapat memahami dan mengambil pelajaran dari isi surat dimaksud, sekaligus menambah wawasan kami. Jazakumullah khair.
Mengapa situs ini tidak mendukung bahasa lain